Oleh: akbarmangindara | 7 Desember 2014

Hujan

Hari dimana saya bisa meluapkan kegembiraan tanpa takut apa yang akan terjadi nantinya. Kaki kecil berlari sekencang-kencangnya keliling kampung dengan badan setengah telanjang. Hujan di masa kecil adalah hari yang paling terbaik sedunia. Hari yang penuh dengan kebahagiaan.

Hari dimana saya berjumpa, bertualang bersama dengan teman baru. Menikmati setiap rasa yang ada. Tangis, tawa, canda dan cinta bersatu. Hujan menyelimuti peringai perjalanan di waktu itu.

Hari dimana saya bisa menjumpai pelangi. Menikmati mejikuhibiniu-nya. Begitu indah.

Inilah hujan yang sesekali menggelayutkan sepotong kerinduan yang sangat manis. Rasanya terkadang ingin kembali dan mengulang masa itu tapi saya tahu bahwa hal itu cukup dinikmati dalam bingkai “Kenangan”, disimpan dalam ruang hati yang paling terang yang suatu saat nanti bisa kita kunjungi.

*04.00 ditulis di dalam ruangan ICU, mendengarkan lantunan suara hujan saban subuh yang sementara mengguyur

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: