Oleh: akbarmangindara | 22 Desember 2013

Pesona Punaga, Pantai Dalam Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

punaga

Sudah nonton film “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”? Saya tidak akan membahas bagaimana kisah romansa Zainuddin dan Hayati dalam postingan ini, tetapi yang saya akan bahas adalah salah satu tempat lokasi syuting dalam film ini.

Di awal film ini terlihat sosok Zainuddin yang diperankan oleh kembaran saya Herjunot Ali yang sementara berdiri di ujung tebing pantai. Ceritanya dia sementara bergulat batin di tempat ini. Awalnya saya ragu dan masih menebak-nebak lokasi pantai yang terlihat familiar di mata saya tapi lambat laun setelah pantainya di shoot lebih luas baru saya yakin kalau itu adalah Pantai Punaga yang November kemarin saya datangi. Pantai cantik nan indah yang berada di kabupaten Takalar ini menurut saya salah satu Hidden Paradise yang ada di sulawesi-selatan.

Saya mengunjungi pantai ini pada bulan november 2013 kemarin tapi saya lupa tanggal berapa yang jelas di hari weekend sabtu minggu. Pun dalam kunjungan untuk mengikuti kegiatan bina akrab para Junior saya.

Saya berangkat ke Punaga sekitar pukul 10.00 siang. Sebenarnya lagi ga enak badan tapi setelah dapat telpon langsung dari pak Ketua HMJ yang cukup maksa “Harus datang kak biarpun sakit” ya sudah saya ikuti permintaannya sebagai senior yang baik.

Saya berangkat dari Makassar bersama dengan motor matic kesayangan yang hampir selalu menemani saya ngetrip. Cuaca hari itu sangat bersahabat dengan cerah berawan. Sekedar info saya belum tahu lokasi persis pantai Punaga ini. Clue yang saya dapatkan dari pak ketua kalau lokasi pantai ini masih berada dalam kawasan permandian alam Tape Jawa Takalar tapi lebih jauh masuk lagi.

Alhasil dengan sedikit modal nekad dan keberanian saya meluncur ke sana. Saya bilang dalam diri saya sebagai motivasi diri sendiri “Kalaupun nantinya tersesat, tetap ini akan jadi pengalaman menarik”. Cuma ada 1 jalur untuk menuju ke tempat ini, yakni melewati jalan trans sulawesi makassar-Gowa-Takalar-Jeneponto. Sekitar 5 KM sebelum perbatasan Takalar-Jeneponto ada tikungan tajam kemudian belok kanan. Di Tikungan itu terpampang cukup jelas “Permandian Alam Tape Jawa”. Bagi yang tidak punya kendaraan yang dari Makassar bisa ke terminal Mallengkeri naik mobil Panther yang ke Jeneponto dengan biaya sewa Rp 20.000 setelah itu minta turun di depan Tape Jawa lalu naik ojek disuruh antarkan ke pantai punaga dengan sewa sekitar 10-20 ribu rupiah. Atau kalau punya biaya lebih bisa menyewa mobil dari Makassar dengan kisaran harga 300-500 ribu/hari.

Lokasi pantai punaga ini lumayan terpencil, saya sarankan untuk sering bertanya kepada warga sekitar. Jarak dari jalan utama sekitar 15 KM. Akses jalan menuju ke lokasi ini pun masih banyak yang rusak untuk itu tetap berhati-hati dalam berkendara. Dalam perjalanan menuju ke pantai Punaga akan melewati beberapa pantai cantik yang lain makanya sering-seringlah bertanya supaya tidak terkecoh.

pantai punaga

Di kawasan pantai punaga ini sudah terdapat beberapa fasilitas seperti villa yang bisa di sewa jika ingin menginap dan toilet. Pun terdapat beberapa gazebo yang bisa ditempati jika sekedar ingin beristirahat sebentar sambil menikmati pemandangan pantai nan cantik ini. Jika ingin menyewa villa silahkan berdiskusi langsung dengan pihak pengelola, biasanya sekitar 500 ribu sampai 1 juta permalam. Usahakan pandai dalam menawar supaya bisa mendapatkan harga miring.

kondisi air di pantai ini lumayan jernih ditambah dengan pasir putihnya yang semakin menambah keelokannya. Di pantai ini kita bisa melakukan aktivitas berenang dan snorkling tapi tetap harus hati-hati karena banyak batuan karang yang licin dan tajam. Usahakan untuk memakai sepatu renang untuk melindungi kaki. Pemandangannya pantai punaga ini hampir mirip dengan Tanah lot yang ada di bali.

Bagi yang merencanakan pernikahan, Lokasi ini juga sangat pas jika ingin dijadikan sebagai lokasi pemotretan Pre Wedding. Ada beberapa tempat yang cantik di kawasan ini yang bisa dijadikan sebagai lokasi pemotretan semisal di sekitar ujung tebing, di goa-goa kecil yang ada di samping-samping tebing atau di pantainya sendiri. Di lokasi ini juga terdapat satu pohon unik yang berada di samping villa yakni sebuah pohon Lontar yang dibalut oleh pohon lain. Saya sendiri menamainya “Pohon Pelukan” karena pohonnya seperti berpelukan.

Inilah Pantai Punaga, salah satu Hidden Paradise yang ada di Sulawesi-Selatan.

Iklan

Responses

  1. SAya BErangkat pukul 06.00 WITA-02.00 WITA

    Suka

  2. PunaGa :v Tempat Yg Indah , Salah SAtu Pantai Yg Terpencil Tepat nya Di TAKALAR,Tope Jawa .

    Suka

  3. Mewakili Kelurga Besar Bapak H. A. Makmur A. Sadda, kami mengucapkan terima kasih atas postingan Pak Akbar Mangindara yaitu Pesona Pantai Punaga Kabupaten Takalar yg juga menjadi area shoot fillm “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”.
    Tempat ini sebenarnya Private Area yg tdk untuk disewakan dan shoot film tsb atas pengetahuan dan ijin pihak pemilik yaitu Bapak H. A. Makmur A. Sadda dan untuk menghindari adanya kesalah fahaman agar sebelum menyewa agar confirm dgn pihak pemilik atas nama Irma Aryani A. Makmur, tlp. 081355288342.

    Suka

    • Ohhh iya.. Lokasinya keren banget..

      Suka

  4. Sudah Nonton, tapi adegan awal ketinggalan, karena Zainuddin susah sampai di Minang. Sayang tak bisa lihat pantai ini.

    Suka

    • ya!!! monggo di nonton kembali… hehehe

      Suka


Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: