Oleh: akbarmangindara | 8 Oktober 2013

Jalan-Jalan Seru Di Pulau Lae-Lae With @Jalan2Seru_Mks

lae-lae

Hari minggu kemarin tepatnya 6 oktober 2013 bersama komunitas Jalan-Jalan Seru Makassar mengunjungi salah satu pulau yang masih termasuk dari bagian Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Namanya Pulau Lae-Lae. Pulau kecil nan indah yang berada di sebelah barat kota Makassar.

Perjalanan dimulai pada pukul 11.30. Cuaca pada hari itu sangat bersahabat. Kami berangkat dari dermaga kayu Bangkoa di Jalan pasar ikan No.28. Lokasinya tak jauh dari pantai losari dan benteng Fort Rotterdam.

Akses menuju ke pulau Lae-Lae dengan menggunakan speedboat dengan waktu tempuh kurang lebih sepuluh menit.  Untuk biaya transprtasi pulang pergi sediakan uang sepuluh ribu rupiah.

Setiba di dermaga Lae-Lae kami berkeliling pulau terlebih dahulu sembari memotret tempat-tempat yang ada disana dan kehidupan masyarakatnya. Pulau ini hanya memiliki luas 0,04 KM persegi.

 Menurut sejarah pulau ini dahulunya adalah Pangkalan udara dan laut dimasa penjajahan Jepang. Pun konon kabarnya dulu terdapat terowongan yang tembus langsung ke Benteng Fort Rotterdam tapi sudah tertutup.

Ada cerita menarik yang menyelimuti dari penamaan pulau Lae-Lae ini sendiri. Konon kabarnya dahulu ada seorang pedagang arab yang tenggelam dan berteriak meminta tolong dengan berucap “Lae Lae”, karena itulah kenapa pulau ini kemudian disebut dengan pulau Lae-Lae.

Berkunjung ke pulau Lae-Lae tentunya tak lengkap jika tidak mencemburkan diri di pantainya. Pantai pasir putih dengan air yang jernih begitu sangat menggoda. Disekitarnya terdapat pohon yang orang-orang sebut dengan pohon ‘’Tammate’’ yang  semakin menambah eksotika di sekitar pantai di Pulau Lae-Lae ini. Pun terdapat gazebo yang terbuat dari bamboo untuk berteduh yang bisa disewa dengan harga 20.000-30.000 rupiah seharian.

Jika lapar, di pulau ini terdapat warung-warung yang menjual makanan seperti Ikan bakar, bakso atau mie rebus. Jadi tidak usah repot membawa makanan dari luar.

Pelabuhan Bangkoa

Pelabuhan Bangkoa

Menuju pulau tentunya menggunakan perahu. Sewa perahu untuk perorang sekali jalan 5000 rupiah. Jadi totalnya 10.000 pulang pergi. Jarak tempuh ke pulau Lae-Lae sekitar 1,5 KM dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.

Menuneggu Pemberangkatan

Menunggu Pemberangkatan

Di atas perahu "kencang  ombak"

Di atas perahu “kencang ombak”

Tiba di dermaga Lae-Lae

Tiba di dermaga Lae-Lae

Jokka dulu

Jokka dulu

Ini lagi ngapain ?

Ini lagi ngapain ?

 Agar-agar

Agar-agar

WC Cemplung riwayatmu kini

WC Cemplung riwayatmu kini

Bapak-bapaknya lagi buat Bubu

Bapak-bapaknya lagi buat Bubu

Susur setapak

Susur setapak

Maknyusss

Maknyusss

This is it

This is it

Menurut beberapa sumber pulau ini bekas pangkalan Jepang. Konon katanya di pulau ini dulunya ada terowongan yang langsung menuju benteng Rotterdam.

Pantai pasir putih lae-lae ini sangat jernih. Berkunjung kesini maka wajib nyebur di pantainya.

pulang duluan

menunggu perahu

menunggu perahu

Petualangan yang sangat menyenangkan. I will be back…

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: