Oleh: akbarmangindara | 6 Agustus 2013

Ibadah Di Hari-Hari Terakhir Ramadhan

shaf depan

Lebaran idul fitri tinggal menghitung jari. Semuanya mulai pada sibuk dengan urusan masing-masing. Sibuk bikin kue, sibuk beli baju baru, sibuk tidur dan sibuk dengan segala kelelahan.

Kalau sudah begini perubahan drastis terjadi pada kondisi masjid. Ibarat kue tar yang sudah terpotong-potong, di awal-awal Ramadhan atau merupakan potongan-potongan pertama Masjid penuh dan bahkan harus berjubel di luar masjid. Minggu ini sudah masuk potongan terakhir, semalam sewaktu tarwih di masjid dekat rumah di kampung, jemaahnya tinggal sebaris. Ya cuma sebaris dan itupun didominasi panitia masjid. Beginilah kondisi muslim di sini, entah bagaimana di daerah lain.

Saya sendiri bagaimana?
Terus terang ibadah di awal-awal ramadhan. sampai kemarin sebelum saya tiba di kampung seperti Tarwih selalu dikerjakan di rumah. Saya jarang ke mesjid. Ramadhan ini, pikiran terbagi antara beribadah dan mengerjakan skripsi. Pun cuma di sepuluh Ramadhan pertama saya konsisten Tarwihnya, setelah itu kabur-kaburan lagi.

Sebenarnya agak sedikit risih membicarakan soal ibadah karena itu tergantung pribadi masing-masing. Siapa yang beribadah, maka dia pula yang dapat pahalanya.

Saya sendiri di minggu ini bertekad memperbaiki ibadah saya yang kacau di hari-hari sebelumnya. Meskipun kelihatannya mungkin sudah terlambat tapi saya tetap berusaha melakukan ibadah-ibadah yang terbaik di hari-hari terakhir Ramadhan ini seperti shalat Tarwih dan shalat subuh di Masjid. Di luar itu saya masih mengerjakannya di rumah. Pun saya masih berusaha untuk bisa Khatam Al-Qur’an sebelum berakhirnya Ramadhan ini.

Iklan

Responses

  1. Semangat beramal saleh sama sukses skripsinya bang. 😀

    Suka

    • terima kasih arip. sukses juga buatmu!!!

      Suka

      • Ngambil skripsi spesialis apa nih bang?

        Suka

        • aku ngambil luka diabetik.. rencananya emang mau fokus jd perawat luka. ETN..

          Suka

  2. ada kemajuan heeh shaf shalatnya maju kedepan..

    Suka

    • Hahaha. Itu bukan kemajuan, tapi emang barisannya kepotong..

      Suka


Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: