Oleh: akbarmangindara | 3 Agustus 2013

Di Twitter, Kaum Jomblo Dibuli

jomblo

Entah siapa yang memulai duluan, fenomena jomblo menjadi sasaran empuk bahan candaan, kadang dihina secara keterlaluan di berbagai media sosial seperti Twitter.

Jomblo sebutan bagi mereka yang belum memiliki pasangan. Kaum remaja menyebutnya belum punya pacar.

Saya tidak habis pikir apa salah jomblo sehingga harus mendapatkan perlakuan seperti ini. Tidak di bulan suci Ramadhan ataupun di luar Ramadhan kaum jomblo selalu jadi objek pembicaraan yang terkadang menurut saya sudah sangat keterlaluan.

Bukankah jomblo lebih baik ketimbang pacaran. Kalau mau pacaran ya tunggu hingga selesai menikah. Bukankah Nabi juga menganjurkan hal demikian. Anggap saja jomblo adalah proses kita menahan hawa nafsu pacaran, istilah lainnya “Puasa”, dari pada pacaran yang lebih banyak mudharatnya bahkan banyak yang berujung Zina dan dimaknai sebagai wujud cinta. Ya Cinta yang salah menurut saya.

Beberapa akun popular twitter di sering sekali menjadikan kasus jomblo jadi objek candaan mereka. Sebut saja akun salah satu artis terkenal @Radityadika klo di Makassar ada akun @P*n*icera @B*l*ng**k***r dll. Jomblo atau tidak punya pacar sering diidentikkan mereka sebagai sesuatu yang abnormal dan sungguh hina. Banyak yang bilang “Just Kidding”.

Saya melihat karena keseringannya kaum jomblo dijadikan bahan candaan bahkan hingga dihina sejadi-jadinya memunculkan sebuah fenomena “Pipi-Mimi” yakni sebuah fenomena Pobia Jomblo. Mulai dari anak-anak SD, SMP, SMA mulai melakukan pacaran yang terlampau batas. Padahal umur-umur itu, mereka masih ditahap pencarian jati diri dengan emosi yang masih sangat tidak stabil, dan sering mencoba hal-hal baru.

Kekhawatiran saya ini bukan tanpa alasan karena saya mulai melihat banyak bermunculan kasus remaja hamil di luar nikah, meningkatnya kasus aborsi, bahkan jika bayinya sudah lahir bayinya dibuang di tempat sampah.

Menurut saya miris saja melihat Jomblo yang sebenarnya sebagai sesuatu yang baik tapi dimaknai jelek. Yang penting jangan jomblo seumur hidup saja. Lagian jomblo di masa muda adalah hal yang baik hingga kita benar-benar siap menjalani ikatan pernikahan dan pacaran setelahnya. Pacar dunia dan akhirat.

Itu pendapat saya, kalau kalian?

Iklan

Responses

  1. Yah, yang dikhawatirkan memang remaja2 yang follow akun2 tsb. Kalau seumuran saya yang kepala 2- dan masih jomblo sepertinya hanya jadi lucu2an saja 😀 Semoga bully macam beginian hanya tweet musim-an saja …

    Suka

    • Ini bukan musiman lg. Paling sering tuh kalau menjelang malam minggu. Jomblo pasti naik daun di twitter..

      Suka

  2. ga akan ada habisnya kalau udah ngomongin jomblo. ya gatau memang sampai kapan dibahas nya. coba mulai sekarang follow orang-orang yang isi tweet nya berguna, unfollow akun yang pembahasan nya itu lagi itu lagi.

    Suka

    • hahaha. Kayaknya baru berhenti dibahas stlah ga ada jomblo lg di dunia ini..

      Suka


Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: