Oleh: akbarmangindara | 22 Juli 2013

Ketika Skripsi Serumit Hubungan Cinta

Akh, kembali kugalaukan skripsi yang sudah hampir mendekati penyelesaian ini. Pikiranku kembali kacau tak kala keinginanku akan penelitian ini tak berjalan sesuai rencana.

Kembali aku di deadline untuk melanjutkan seminar hasil. Dengan data galau yang tak mencukupi, aku mencoba memberanikan diri. Entah apa yang akan terjadi padaku dan dari mana keberanian ini? Dipikiranku saat ini seperti ada yang berteriak, “apapun yang terjadi, majulah”. Ini menggalaukan karena saya terbiasa tampil sebaik mungkin, terlebih ini adalah forum ilmiah berkaitan dengan gelar sarjanaku.

Aku mengira tak ada yang lebih menyedihkan ketika putus cinta. Faktanya saat ini aku begitu depresi dengan keadaanku sendiri. Skripsi ini menyebabkan kerumitan, rumit seperti ketika menghadapi persoalan dalam cinta yang tak bisa kuselesaikan. Haruskah aku lari dan kembali menjadi pecundang sejati? Akh, Sungguh ini memalukan. Aku tak ingin terjadi yang kedua kali!!!

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: