Oleh: akbarmangindara | 21 Juli 2013

Ramadhan Tahun Ini

Foto dipinjam dari http://ray-fs.blogspot.com

Foto dipinjam dari http://ray-fs.blogspot.com

Alhamdulilah, sebuah kesyukuran tersendiri bisa bertemu kembali dengan bulan suci ramadhan. Ketika saya menulis ini, saya lupa sudah berapa hari berpuasa di Ramadhan ini, tapi rasa-rasanya saya merasa Ramadhan berlalu dengan begitu cepat.

Kembali ada yang berbeda dari Ramadhan tahun ini. Kali ini saya menjalaninya bersamaan dengan rutinitas skripsi dan jauh dari keluarga. Saya mengusahakan untuk mendapatkan gelar sarjana keperawatan di bulan suci Ramadhan ini.

Sama seperti Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini saya juga kembali memiliki resolusi. Resolusi ramadhan yang tak pernah saya bisa wujudkan “Khatam Al-Qur’an”. Saya tidak pernah khatam Al-Qur’an sekalipun selama hidup saya. Setiap kali memiliki keinginan, biasanya hanya bertahan tak kurang dari 10 hari setelah itu saya tinggalkan. Itulah yang terjadi padaku. Tapi mudah-mudahan saya bisa merealisasikannya di Ramadhan tahun ini.

Shalat Tarwih juga lebih banyak dikerjakan di kos-kosan. Selama Ramadhan ini saya baru 1 kali melaksanakan Shalat Tarwih di Masjid. Pun itu di hari kedua Ramadhan. Entah kenapa saya begitu malas keluar rumah untuk melakukan shalat Tarwih. Saya merasa bisa lebih khusuk melakukannya di rumah sendiri. Pun sama ketika saya membaca Al-Qur’an, saya lebih banyakk melakukannya di rumah yakni sehabis shalat Maghrib dan Subuh.

Semangat di Ramadhan ini kembali berfluktuatif. Ketika saya menuliskan ini saya sadar sudah 2 malam saya meninggalkan Shalat Tarwih dan membaca Al-Qur’an. Saya kembali tidak bisa mengendalikan diri. Tapi saya masih berharap bisa memperbaikinya dihari-hari ke depan sampai Ramadhan tahun ini berlalu dan bertemu dengan Ramadhan berikutnya lagi. Semoga!!!

Iklan

Responses

  1. Seumur hidup belum pernah khatam Al-qur’an? Ayo pake metode “sempatkanlah” kebayang ga sih banyak buku, majalah, artikel, blog, halaman twitter, dan semuanya sering kita baca tapi kalau Al-qur’an cuma sesekali aja sisanya males hehehe. Jadi, mulai sekarang “sempatkanlah” mudah-mudahan jadi terbiasa. Entah itu ramadhan atau bulan yg lain nya.
    Selamat shaum 😀

    Suka

    • Iya, jadi malu sndiri ini!!!

      Suka


Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: