Oleh: akbarmangindara | 13 Juli 2013

Cerita Bakti Sosial Anak SCLERA di Pulau Bontosua

Ini pengalaman 28-30 Juni 2013 kemarin di pulau Bontosua. Salah satu pulau dari ratusan pulau di kabupaten Pangkep. Bersama beberapa teman dari Study Club Of Nursing UIN Alauddin (SCLERA), kami melakukan bakti sosial dengan masyarakat yang ada di sana.

“Perkenalan SCLERA”
Kami biasa dipanggil “anak Sclera”. Sebuah organisasi eksternal kampus yang bergerak di bidang kesehatan. All of member SCLERA adalah mahasiswa keperawatan UIN Alauddin Makassar. Saya sendiri sekarang menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Organisasi. Sebelumnya menjabat sebagai ketua umum pada periode 2011-2012.

Organisasi kami kecil, umurnya juga masih sangat muda. Lahir tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 tapi dikandungnya cukup lama sekitar 5 tahun lamanya oleh senior-senior terdahulu kami sebelumnya. Tapi walaupun begitu, kami tidak berkecil hati. Kami mandiri dengan kekuatan sendiri.

“Perjalanan Ke Pulau Bontosua”
Jumat siang itu di pelabuhan Paotere selepas sholat Jumat, bersama beberapa teman (Mino’, Dedi, Lia, Kida) menuju perahu yang akan mengantarkan kami ke pulau Bontosua. Perahunya tidak terlalu besar tapi masih bisa menampung sekitar 20 orang di atasnya. Meskipun harus berdesak-desakan di bagian belakang kapal, kami tetap senang dengan keadaan ini. Petualangan baru segera menanti kami.

Perahu melaju, perjalanan menuju pulau sekitar 2 jam perjalanan. Lambat laun kota Makassar semakin terlihat kecil di tengah lautan. Tapi masih terlihat jelas beberapa bangunan-bangunan tinggi yang kokoh berdiri di atasnya.

Pemandangan di tengah laut sungguh mengagumkan. Pulau-pulau kecil terhampar, beberapa ikan terlihat terbang sekitar 2 cm di atas permukaan laut setelah itu menghilang lagi di dalam lautan. Angin laut cukup menghanyutkan, beberapa awak perahu banyak yang menghabiskan waktunya dengan tertidur. Saya tidak ingin melewatkan kesempatan ini hanya dengan tertidur meskipun saya suka. Jadilah kamera Handphone jadi alat penyemangat, kami mengabadikan diri di atas perahu yang melaju. Berbagai macam gaya telah di coba, dari yang lepas sampai yang kaku. Gokil-gokilan, rasa malu dikesampingkan dulu.

Hampir 2 jam di atas perahu, kami semakin dekat dengan pulau yang akan dituju. Kalau sudah seperti ini, jiwa Luthfy D Monkey saya jadi keluar. Bergegas saya menuju ke ujung perahu, berdiri ganteng memandang ke pulau yang akan dituju.

Terlihat dermaga kayu yang akan menjadi tempat berlabuhnya perahu. Beberapa anak kecil sudah menunggu tapi tak satupun anggota sclera yang lain yang menunggu kami. Kami membayar 25 ribu rupiah untuk 2 orang.

Air laut di sekitar dermaga terlihat begitu jernih tapi sayang juga mengalami pencemaran. Kumpulan sampah terlihat tenggelam menutupi keindahan pasir putih pulau ini.

Kami segera menuju basecamp, di salah satu rumah penduduk yang menjadi tempat kami tinggal selama di pulau ini. Salah satu rumah keluarga dari seorang teman dari fakultas dakwah. Kami memanggilnya K Ple.

Sesampainya di rumah, guratan senyum anggota yang lain dan hidangan laut menyambut kami. Bersyukur karena sedari tadi perut kami keroncongan. Selepas makan, salah seorang anggota menceritakan keseruan di kegiatan pagi itu di sekolah. Katanya cetar membahana dan sukses. Saya berucap Alhamdulilah.

Melihat laut, keinginan untuk berenang begitu menggebu-gebu. Di sore hari sebelum matahari terbenam di ufuk barat. Bergegas saya dan beberapa teman menuju dermaga kayu depan basecamp untuk berenang. Di bagian ini, airnya juga terlihat sangat jernih. Ikan-ikan kecil berlarian kesana kemari. Sebelum berenang, usahakan bagian kaki “savety” karena banyak bulu babi disini. Berenang sambil menikmati sunset sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan.

Malamnya kami mengadakan acara nonton bareng bersama warga pulau di depan basecamp dengan bermodal LCD, Laptop, sound system dan Baliho putih. Acara nontonnya sangat ramai oleh warga yang berbondong-bondong datang ke tempat ini. Senang rasanya melihat raut kegembiraan wajah-wajah warga pulau Bontosua ini.

Keesokan harinya, kami anak SCLERA mengadakan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Pengumumannya kegiatan kami dilakukan melalui pelantang suara masjid. Lokasi kegiatan ini di sekolah dasar pulau bontosua. Kali ini saya diamanahi untuk memberikan penyuluhan seputar penyakit diabetes.

Untuk kegiatan kali ini, mayoritas yang datang adalah lansia. Saya juga melakukan anamnesa dengan wawancara kepada warga yang datang. Mereka bersyukur dengan kedatangan kami karena mereka tidak harus mengeluarkan banyak biaya hanya untuk memeriksakan kesehatannya di luar pulau. “Kami Orang Pulau, Kami Juga Ingin Sehat” tutur salah seorang warga.

Acara hari itu berakhir sekitar pukul 1 siang. Tapi kami tetap menerima masyarakat jika ada yang ingin memeriksakan diri di basecamp. Hingga sore menjelang, pun masih banyak warga yang datang ke rumah untuk memeriksakan kesehatannya. Sore itu kami kembali menikmati senja, mengabadikan diri sambil berenang bersama anak-anak pulau. Ini sekaligus menutup kegiatan bakti sosial kami karena keesokan harinya di minggu pagi, perahu menunggu untuk mengantarkan kami ke Paotere menuju Makassar.

Sepatah kata sebagai DPO SCLERA:
Untuk kegiatan bakti sosial kali ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan anggota SCLERA yang telah berusaha keras menyukseskan kegiatan ini. Begitu banyak keterbatasan dari segi waktu dan pendanaan tapi itu tak menghalangi kalian. Tetap Show Must Go On. Terima kasih juga kepada pihak Rumah Zakat yang menjadi rekan kerjasama. Terima kasih juga kepada semua family K Ple yang melayani kami dengan sepenuh hati selama di pulau Bontosua. Terima kasih juga kepada seluruh warga pulau Bontosua atas kehangatan dan penerimaannya terhadap kami dan partisipasinya di setiap kegiatan yang kami lakukan. Akhir kata, mengutip kembali kata penyemangat anak SCLERA “Without You, We Are Nothing”. Terima kasih semuanya.

Iklan

Responses

  1. dan sya ketinggalan perahu …

    Suka

    • Kau juga konfirmasinya pas sdh berangkat.. Ya ditinggallah!!!

      Suka


Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: