Oleh: akbarmangindara | 2 Juli 2013

Ber”Green Hospital” dengan langkah sederhana “Buanglah Sampah Sesuai Jenis pada tempatnya”

Rumah sakit seperti sebuah “pintu” yang memiliki dua sisi. Dua sisi itu adalah kelahiran dan kematian. Keduanya silih berganti terjadi di sini. Sebuah bangunan dengan proses-proses yang unik di dalamnya. Tawa, tangis, marah, frustasi, cemas, hampir setiap hari terjadi di sini. Saya banyak belajar karakter manusia dalam bangunan yang satu ini.

Saya seorang calon tenaga kesehatan. Masih berstatus mahasiswa kesehatan di salah satu perguruan tinggi di Sulawesi Selatan. Sedikit tahu tentang rumah sakit khususnya rumah sakit yang ada di kota Makassar ketika melakukan praktik klinis ataupun sebagai pasien sendiri.websitesign

Sebenarnya banyak sekali yang saya galaukan dan ingin ceritakan. Tapi ada satu hal yang selalu mengganggu pikiran saya ketika berada di rumah sakit yakni seringnya saya melihat tenaga kesehatan, keluarga pasien membuang sampah  dengan seenaknya dan semuanya membiarkan keadaan itu berlalu begitu saja. Sering pula melihat orang buang sampah pada satu tempat sampah berbaur antara sampah medis dan non medis, sampah medis yang terkontaminasi dan yang tidak terkontaminasi dan menurut saya ini tentu berbahaya apalagi jika sebuah rumah sakit belum memiliki manajemen pengelolalaan sampah yang baik dan mandiri.

Berkecamuk dalam pikiran saya, sebenarnya apanya yang salah? Apakah saya yang terlalu peka melihat hal-hal kecil yang sering diremeh temehkan atau mereka memang tidak peduli. Apalagi ketika saya Tanya kenapa buang sampah seperti itu, jawabannya satu dan paling sering saya dengar “ada cleaning service”.

Kalau sudah ada jawaban seperti itu, biasanya otak saya jadi berkontraksi, berkecamuk. Sudah bisa dibayangkan bagaimana kondisi rumah sakit itu. Menurut saya rumah sakit yang menanggung jawabkan penuh urusan sampahnya kepada “cleaning service” semata bukanlah rumah sakit yang berwawasan lingkungan.

Budaya buang sampah pada tempatnya sekarang telah berubah dengan membuang sampah sesuai jenis sampah pada tempatnya. Kita tidak bias lagi membuang sampah dengan seenaknya karena ini akan terkait dengan masalah lingkungan dan kesehatan. Fungsi rumah sakit sekarang bertambah dimana fungsi rumah sakit sekarang bukan hanya memberikan pelayanan kesehatan saja tapi juga harus menjaga kesehatan masyarakat dari bahaya sampah medis yang dihasilkan.

Urusan sampah di rumah sakit adalah urusan yang sangat kompleks. Harus menjadi urusan semua orang-orang yang berkecimpung di dalam rumah sakit bukan hanya cleaning service. Sampah yang ada di rumah sakit tidak bisa disamakan dengan sampah yang dibangunan-bangunan lain. Banyak yang harus diperhatikan, mulai dari tempat sampah yang harus dibedakan sesuai jenis sampahnya sampai akhirnya bagaimana pengelolaan sampah itu sendiri.

Sampah-sampah yang ada di rumah sakit ada begitu banyak jenisnya. Bervariasi dari mulai yang padat, cair dan gas. Sampah medis padat yang digunakan sekali dan telah terkontaminasi dengan darah seperti sarung tangan dan jarum suntik harus punya tempat sampah tersendiri. Begitu pula limbah kimia, atau obat-obatan yang sudah kadulwarsa juga harus memiliki tempat sampahnya sendiri untuk kemudian dimusnahkan.

Bicara sampah maka solusinya kembali lagi kepada 3 R (Reuse, Recycle, Recovery). Pengelolaan sampah medis yang saya tahu tidak murah. Alat untuk memusnahkan sampah medis semisal incinerator biayanya sangat mahal tapi harus menjadi tanggung jawab rumah sakit untuk mengadakannya atau jika tidak membawa sampahnya ke rumah sakit lain yang sudah memiliki alat ini untuk kemudian dihancurkan. Di Makassar sendiri, masih sebagian kecil rumah sakit yang memiliki alat pemusnah limbah medis ini.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini untuk pertama kali dan membudayakannya, saya pikir konsep green hospital yang lain akan dengan sendirinya akan mengikut.  Konsep green hospital adalah sebuah konsep yang baik untuk lingkungan dan kesehatan yang baik pula untuk itu perlu dimulai dari langkah-langkah kecil yang sederhana dan baik tapi membawa dampak yang besar.

***

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: