Oleh: akbarmangindara | 11 Juni 2013

Jika Maut Telah Datang Kepadaku

heaven

Akhir-akhir ini pikiranku diliputi dengan kematian. Setiap kali memikirkannya ada perasaan aneh yang selalu muncul di dalam dadaku. Mungkin ini rasa cemasku yang menanggapinya.

Kematian adalah hal yang wajar bagi setiap mereka makhluk hidup. Tapi yang kita tidak tahu adalah bagaimana cara kita mati dan kapan kita mati.

Saya selalu merasa kematian sudah begitu dekat denganku dan saya mulai sangat khawatir. Setiap kali saya ingin bertobat atas segala dosa-dosaku, selalu seperti ada tembok besar yang menghalangiku. Saya mulai takut akan mati. Karena begitu banyak dosa yang telah kulakukan di dunia ini dan sangat sedikit amalan baik yang kulakukan. Saya begitu larut dalam hegemoni dunia dan kenikmatan-kenikmatan sesaat.

Saya mulai takut dengan kematian. Yang saya takutkan adalah pergi meninggalkan dunia ini dan belum membuat kedua orang tuaku bahagia dan bangga telah memiliku. Saya begitu akan sangat sedih. Untuk kedua orang tuaku, jika saya mati kelak dan mendahului kalian janganlah terlalu menangisiku. Ikhlaskan saya untuk kembali ke Sang Penciptaku.

Untuk orang-orang yang pernah saya sakiti baik yang disengaja ataupun tidak sengaja, tolong maafkan saya. Untuk teman-temanku juga, kuharap kalian mengikhlaskanku jika saya mendahului kalian semua kelak.

Teman, mungkin ketika kematianku tiba takkan ada lagi Akbar yang cerewet, suka ceplas ceplos dan berdebat tidak karuan dengan kalian. Maaf jika banyak kata-kataku yang salah lagi menyakitkan kalian semua.

Untuk saudara-saudaraku, kedua kakak dan kedua adikku kuharap kalian juga mengikhlaskanku. Kutau, saya banyak salah terhadap kalian.

Ya Allah, jika kematianku memang sudah sangat dekat, kumohon lebih dekatkanlah aku denganmu. Saya selalu merasa hatiku kosong, Imanku tergerus dan semakin jauh Denganmu ya Allah.

Ya Allah, ampunilah aku yang telah melanggar perjanjian primordial ketika saya janin dan bersumpah atas Nama-Mu. Ya Allah, ampunilah aku yang sering melupakanmu. Manusia yang hina lagi berlumuran dosa ini dan jarang sujud di hadapanmu. Tak terhitung lagi jumlah dosa yang telah kuperbuat di dunia ini.

Dan jika kelak maut benar-benar sudah datang kepadaku. Kuatkanlah aku ya Allah untuk menghadapi semua ini karena kudengar kematian begitu sangat menyakitkan.

Ya Allah segala sesuatu kugantungkan kepada-Mu sekarang. Aku milik-Mu dan selalu jadi milik-Mu.

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: