Oleh: akbarmangindara | 1 Mei 2013

Pinus Pinus Matteko

Kawan, tutup matamu. Rasakan dan dengarkan suara angin yang melewati tiap helai dedaunan pinus-pinus itu. Laksana suara pesawat yang siap mengudara di langit.

Mereka seperti berbicara satu sama lain. Terkadang mereka terlihat angkuh, tinggi menjulang tapi bagian bawahnya rapuh. Banyak yang tidak tahan dengan terpaan angin hingga jatuh tersungkur menghalangi jalan.

Aku tak ingin menjadi pinus. Mereka terlihat sombong walau sesekali mereka terlihat menyejukkan. Aku ingin menjadi padi saja, yang semakin tinggi semakin merunduk. Aku ingin menjadi manusia yang lebih baik.

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: