Oleh: akbarmangindara | 6 Maret 2013

Pengalaman Pertama “Selamat Datang Di Dusun Matteko Desa Erelembang”

Matteko

Menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) memberikan begitu banyak pengalaman berharga sekaligus menarik. Setiap hari diperhadapkan dengan kisah-kisah tak terduga, eksentrik dan menyentuh hati. Katanya!!!

Kawan, lokasi KKN yang saya tempati begitu jauh dari apa yang saya bayangkan selama ini. Namanya dusun Matteko, sebuah dusun di desa Erelembang di ujung utara kabupaten Gowa. Dusun ini Berbatasan langsung dengan kabupaten Maros, Bone dan Sinjai. Hanya gunung yang membatasinya.

Menuju lokasi ini pun mesti dengan penuh perjuangan ekstra. Jangan berharap ada sepotong aspal di dusun ini. Jika kita menggunakan kendaraan untuk memasuki dusun ini, siap-siap dengan guncangan 5 Scala Richter. Pertama kali masuk ke lokasi ini dengan menggunakan mobil kijang sewaan. Pun di dalam mobil berkali-kali mengalami benturan. Tak banyak orang yang berani sebenarnya untuk membawa mobil masuk ke dusun ini. Hubungan kekerabatan kekeluargaan menjadikan semuanya “bisa” kata pak Dusun. Saya masih tidak mengerti maksudnya.

Dari ibu kota desa Erelembang, jarak ke dusun Matteko ini sekitar 2 KM. Pun dengan jalan yang sementara masih pengerasan. Mungkin jalan kaki masih lebih baik untuk mengurangi tingkat kekhawatiran di atas kendaraan. Bagi pecinta Off Road, mungkin jalan di dusun ini bisa direkomendasikan jadi tempat latihan menantang buat anda.

Kawan, ternyata lokasi ini sungguh indah. Pohon-pohon pinus tumbuh menjulang tinggi. Saya serasa berada di film Twilight. Keindahan alam dan hutan pinusnya tak jauh beda. Hamparan sawah, gemericik suara air sungai-sungai kecil dan angin yang terus berbisik diantara pinus-pinus menjadi pengalaman pertama yang sungguh menarik di dusun ini.

Selama 2 bulan lamanya saya dan teman-teman akan tinggal di rumah kepala dusun Matteko ini. Kami (anak KKN) diterima dengan begitu hangat, senyum sumringah dari bu dusun menyambut kami dari teras rumah panggungnya. “Naikki ke rumah” Sambutnya.

Kawan, disinilah akan kami mulai sebuah petualangan baru. Menyepi dari penatnya polusi kota makassar, bertarung dengan diri sendiri, dan menyelami kehidupan yang ada di dusun ini. Petualangan kami, seperti kelompok Mugiwara Luffy yang mencari One Piece di tengah kerasnya lautan. Penuh perjuangan dan rasa persahabatan.

***

To Be Continued….

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: