Oleh: akbarmangindara | 23 Januari 2013

3 Kebiasaan Primitif Di Kampus

Sering dalam seminar dan ketika ada tamu dari luar, Rector UIN selalu mengawali dalam setiap sambutannya “Selamat datang Di Kampus Peradaban”. Ya, Kampus peradaban! Kampus yang dari luarnya terlihat cantik dan elegan tapi di dalamnya sudah stroke. Kalau diibaratkan tubuh manusia, dari luar tampak sehat, cantik dan ganteng tapi di dalamnya sudah penyakitan. Menurut saya inilah fenomena yang terjadi selama 3 tahun lebih saya berproses di kampus ini.

Selama saya kuliah di kampus ini, ada 3 kebiasaan mahasiswa yang tidak pernah berubah dan menurut saya ini adalah hal yang betul-betul primitive. Kebiasaan buruk yang tidak pernah berubah dari jaman berada di alauddin sampai jaman berada di samata.

Yang pertama: Buang sampah sembarangan

Buat teman-teman mahasiswa (i), ini mungkin adalah hal yang sepele tapi ini tidak berlaku buat saya. Banyak teman-teman mahasiswa (i) ketika saya tanya kenapa buang sampah sembarangan, kemudian bilang kayak gini “Kan adaji cleaning service toh”. Hei teman, Apa salahnya jika kemudian teman-teman buang sampah pada tempatnya, toh sudah banyak tempat sampah yang disediakan oleh pihak kampus. Sekarang tinggal kesadaran diri kita untuk buang sampah  pada tempatnya. Cleaning service juga manusia loh!!!

Saya teringat suatu kejadian di fakultas kesehatan dan buat saya ini adalah sebuah peristiwa yang luar biasa dimana cleaning servicenya marah-marah sama kebiasaan buang sampah teman-teman mahasiswa di koridor dekat ruang online. Hei, ini kejadian luar biasa dimana Cleaning service memarahi mahasiswa (i)!!! Teman, harusnya itu kalian tuh malu sama cleaning service dan malu sama predikat mahasiswa(i) yang kalian sandang hari ini. Sudah mahasiswa tapi kelakuan kayak anak kecil. Masih perlukah kalian diajar cara membuang sampah di tempat sampah? Saya pikir jika masih kayak gitu kelakuannya, mending teman-teman kembali ke SD saja kalau masih kayak gitu.

Semoga di Fakultas lain tidak terjadi seperti ini, itu do’a saya. Tapi kayaknya sama saja kelakuan mahasiswa(i) di semua fakultas, suka membuang sampah sembarangan dan itu merata di kampus ini.

Yang kedua: Corat-coret di dinding kelas

Sumpah ini hal yang paling primitive yang dilakukan teman-teman mahasiswa. Saya melist beberapa coretan di dinding kelas Fakultas kesehatan menulis seperti ini. (Mudah-mudahan di dengar sama pihak terkait untuk segera di cat sampai tak berbekas tulisan-tulisan di bawah ini)

–          Tolak dosen arogan

–          Dosen arogan = preman

–          Tolak nilai C dan E itu merugikan kami, beri nilai A dan B

–          Dosen telat ga usah masuk

Buat saya ini adalah hal yang serius menyedihkan dan lebih miris lagi yang melakukannya adalah teman-teman mahasiswa sendiri (biasanya yang laki-laki nih). Tidak ada sekali penghargaan buat dosen yang notabene adalah rekan belajar sekaligus orang tua kita di kampus. Menurut saya yang menulis kayak gini adalah tindakan seorang pengecut sejati. TIDAK LAYAK JADI MAHASISWA(I). #SilahkanTeman-TemanBerpikirdanIntrospeksiDiri

Di pikiran saya selama ini ketika menyandang status sebagai mahasiswa cuma ada dua. 1) Saya Jadi lebih baik 2) saya tambah lebih baik lagi.

Yang Ketiga : Parkir kendaraan di trotoar jalan

Mengganggu sekali itu kendaraan motor yang parkir di trotoar jalan. Trotoar jalan yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki beralih fungsi jadi panggung pameran kendaraan. Kemudian, teman-teman mahasiswa beradu siapa motor yang paling keren yang terparkir di atas trotoar jalan. Yang parkir di atas trotoar itu tidak masalah, tapi buat saya itu masalah dan sudah melanggar hak-hak pejalan kaki.

Kesimpulan dari tulisan ini adalah sebenarnya ingin mengatakan bahwa kampus kita yang berlabel Islam ini, terutama pembelajaran Al-Qur’an terkait menjaga kebersihan, keindahan, sikap saling menghargai dan menghormati belum teraplikasi dengan baik. Ya, Semoga kedepannya sikap mahasiswa(i) bisa seperti yang ada di pikiran saya selama ini, JADI LEBIH BAIK atau TAMBAH LEBIH BAIK LAGI, bukan malah sebaliknya.

Salam Takzim dari saya dari orang yang selalu merasa kekurangan ilmu.

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: