Oleh: akbarmangindara | 27 September 2012

Cerita Bersama PMR SMP 3 Makassar

Mengenal dan beradaptasi dengan karakter anak-anak memang susah-susah gampang. Awalnya malah sempat berpikir untuk berhenti membina mereka. sempat sakit hati karena kata-kata yang diucapkan oleh beberapa anak tapi saya tetap bertahan. Aku tidak ingin menyerah terhadap mereka.

Mereka kebanyakan anak manja sehingga metode pengajaran yang saya lakukan mesti berbeda dari yang biasanya dan tentu saja mesti bersabar tingkat dewa. Sudah hampir setahun saya membina mereka.

Aura, Juan (Yang Motret), Renaldi, Ori’, Sabrina, Ayie, Aulia, Aryani, kiki, Niken, Tenri, tata, Dhea, Halik dan ayu. Mereka sekarang yang aktif mengembangkan kepalangmerahan di sekolah mereka yang sempat fakum selama beberapa waktu. Sekarang tonggak kepemimpinan di pegang oleh Aura. Dia orang yang cerdas dan disukai oleh banyak teman-temannya. Dia juga seorang Violinis.

PMR SMP 3 adalah sekolah binaanku yang pertama. Di sini saya belajar banyak hal, belajar mengenal beberapa karakter dan cara melakukan pendekatan terhadap mereka. Saya banyak mengenal sisi humanis dari seorang remaja berusia dini. Di sini selain saya fokus mengajarkan pertolongan pertama juga banyak campaign “Gerakan Anak Indonesia Berbahasa Sopan dan Santun”.

Saya paham bahwa kondisi murid sekarang sudah sangat jauh berbeda dengan waktu jaman saya sekolah waktu SMP dulu. Saya juga dulunya bersekolah di SMP 3 tapi itu di kampung. SMP 3 Binamu yang sekarang berubah menjadi SMP 2 Binamu. Entah karena pergaulan atau apalah, tapi banyak dari mereka mengeluarkan kata-kata yang tidak sepantasnya. Sering mengumpat malah. Itu seperti menjadi sebuah kebiasaan dari mulut mereka. Di sinilah saya berperan untuk membuat mereka paham akan dampak dari omongan mereka terhadap orang lain terlebih bagi diri mereka sendiri. Sekarang, sedikit demi sedikit dan perlahan-lahan saya sudah mulai melihat perubahan dari mereka. Saya senang sekali melihat keakraban yang terjadi diantara mereka sendiri. Mereka secara tidak sadar belajar arti saling menghargai dan menghormati ketika bersikap dengan orang lain.

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: