Oleh: akbarmangindara | 4 Agustus 2012

Kisah Rambut Putihku dan Surat dari Tuhan

IMG_7476Berbahagialah mereka yang mati muda. “Gie”

31 Agustus 2012 nanti saya akan mencapai usia 22 tahun. Usia yang terbilang masih sangat muda menurutku. Di usia mudaku saat ini, nampak surat dari Tuhan kepadaku. Ya, Rambut putih adalah salah satu surat dari Tuhan kepada umatnya. Setidaknya itu yang pernah saya dengarkan dari ceramah ustadz Maulana.

Berbagai rentetan peristiwa terjadi selama saya berambut putih. Mulai dari merasakan hal-hal yang ghaib sampai terkena penyakit yang cukup membuatku lelah menjalani pengobatan selama berbulan-bulan.

Rambut yang mulai memutih ini sudah saya alami pada waktu SMA dulu. Awalnya cuma satu dua rambut saja yang putih tapi semakin bertambah hari lama kelamaan semakin banyak. Sekarang sudah tidak terhitung lagi.

Banyak mitos yang menjalani proses pemutihan rambutku ini mulai dari anggapan dikencingi kucing, ganti-ganti sampo, genetik, sampai perilaku suka mencabut rambut putih yang sudah ada. Hipotesa pemutihan rambutku karena ganti-ganti sampo, genetik dan perilaku mencabut rambut putih yang sudah ada mungkin saya terima. Saya paling tidak senang jika orang menilai rambutku karena dikencingi kucing. Masalahnya tak ada kucing di rumah.

Kisah rambut putihku ini membawaku menjelajah ilmu pengetahuan menguak proses pemutihan rambut di masa muda. Banyak jawaban yang saya dapatkan. Mulai dari masalah genetik, stress berkepanjangan, sampai pada asupan nutrisi yang tidak baik. Hampir semua faktor pencetus beruban di masa muda yang disebutkan saya alami. Seperti faktor genetik dari ibuku yang juga cepat beruban.

Sekarang saya tahu bahwa uban tidak boleh dicabut. Dulunya saya sering mencabut uban. Tapi setelah tahu mudaratnya bagi tubuh makanya saya hentikan. Rambut tumbuh di bawah kulit kepala yang terdapat banyak saraf di dalamnya, karena itu mencabut akan mengganggu saraf. Akibatnya, sinyal saraf untuk memproduksi warna rambut akan terganggu.

Pertumbuhan rambut sendiri dibedakan menjadi tiga fase. Pertama, fase pertumbuhan atau anagen yang membutuhkan waktu 2-6 tahun. Kedua, fase katagen selama 3-6 minggu. Ketiga, fase telogen yaitu masa ketika rambut telah tumbuh dan terus memanjang sehingga akhirnya rontok. Setelah melewati fase ketiga, rambut mulai kembali pada fase pertumbuhan dari tahap pertama. Begitu juga dengan uban, yang lama kelamaan akan rontok sehingga biarkan saja rambut berproses secara alami dan tidak dipaksakan untuk mencabut uban.

Beruban di masa muda, banyak yang memanggilku kakek. It’s Okey, saya terima. Saya sudah tidak peduli dengan perkataan orang sekarang tentang rambut putihku. Saya justru menilai diri saya spesial dibanding yang lain. Jarang yang memiliki rambut sepertiku yang alami sejak muda. Apalagi sekarang lagi trendnya memutihkan rambut dengan memaksa rambut dipakaikan pewarna. Saya yang sudah memiliki rambut putih jadi tidak perlu repot-repot ke salon lagi untuk mewarnai rambut. hehehe

Sekarang saya sudah bisa menerima keadaan rambut putihku. Dulu sempat minder, apalagi ketika teman-teman menanyakan kenapa rambut saya banyak yang putih. Sekarang jika ada yang bertanya itu kepada saya lagi, saya cuma jawab “Ini Surat Dari Tuhan”.

Iklan

Responses

  1. Halo Akbar, wah..berulangtahun di 31 Agustus ya? Selamat menjelang hari jadi ya..:) selamat ber22tahun, anw, saya juga aru mau ber22 di tgl 1 September,

    Suka

    • selamat juga untukmu..

      Suka

  2. Seriusan rambutnya putih? Wow! Penasaran saya ingin liat hahaha. Anyway, salam kenal ya!

    Suka

    • fasyaulia : salam kenal.. iya ini rambut sdh bnyak yg putih cuma klo dilihat dari jauh rambut putihnya tdk keliatan.. hehehe

      Suka


Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: