Oleh: akbarmangindara | 5 Juli 2012

Kalau Tidak Bakar Ban, Demonya Tidak Wau Gitu!!! Dampak Bakar Ban Bagi Kesehatan Manusia dan Bumi

Beberapa hari yang lalu sempat menonton aksi demonstrasi dari teman-teman mahasiswa di depan kampus. Saya melihat dalam setiap aksi demonstrasi yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa, sebagian besar melakukan pembakaran ban. Asap hitam mengepul ke angkasa dari aksi bakar ban. Kalau tidak melakukan pembakaran ban, demonya tidak menjadi “wauuuu gitu”.

Bukan untuk memojokkan teman-teman mahasiswa yang sering melakukan aksi demonstrasi dengan disertai pembakaran ban bekas, tapi semata-mata hanya memberikan pemahaman akan dampak yang ditimbulkan oleh aksi pembakaran ban bekas itu.

Kita mesti tahu bahwa ban, bekas atau masih baru, terbuat dari karet (dengan kandungan kimia Isobutene Isoprene Rubber-IIR*1). Jika dibakar, pembakaran yang terjadi adalah pembakaran tidak sempurna yang akan menghasilkan gas karbon monoksida (CO), ditandai dengan asap yang sangat hitam, dan gas karbon dioksida (CO2).

Apabila gas CO terhisap melalui pernafasan, gas tersebut akan bereaksi dengan haemoglobin dalam darah, sehingga dapat menghambat transfer oksigen yang membahayakan kehidupan manusia. Perlu diketahui bahwa gas CO atau karbon monoksida sangat cepat diikat oleh darah ketimbang oksigen yang dibutuhkan oleh manusia.

Tidak hanya berbahaya bagi kesehatan manusia, juga kita ketahui bersama bahwa gas CO2 merupakan salah satu gas rumah kaca, yang jika kandungannya didalam udara berlebihan dapat menimbulkan efek rumah kaca. Ini menjadi pemicu terjadinya pemanasan global, padahal hasil pembakaran itu sendiri tidak baik untuk kesehatan manusia.

Bumi kita hari ini jika saya ibaratkan penyakit kanker, dia sudah memasuki stadium 2 kanker. Kita tahu sendiri dampak dari pemanasan global hari ini, dimana cuaca yang semakin panas, peningkatan suhu air laut yang mematikan koral-koral di dalmnya, mengencernya gunung-gunung es di kutub utara dan selatan yang membuat meningkatkan permukaan air laut, mengancam kehidupan pinguin dan lain-lain sebagainya.

Aksi-aksi kita hari ini akan menentukan nasib cucu-cucu kita nanti di masa depan yang akan menghuni bumi ini. Semoga ini bisa menjadi pertimbangan teman-teman mahasiswa untuk tidak melakukan  pembakaran ban dalam setiap aksi demonstrasi yang dilakukan.

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: