Oleh: akbarmangindara | 3 Juli 2012

Bersitegang Karena Biaya Parkir

3 Juli 2012 pukul 14.00

Di waktu ini saya bersitegang dengan petugas parkir rumah sakit tempat dimana saya melakukan praktik klinik. Setibanya di tempat pembayaran uang parkir saya dimintai 4000 rupiah. Saya kaget, kok tiba-tiba biaya parkirnya naik 50% padahal kemarin masih membayar uang parkir 2000 rupiah.

Saya menjelaskan kepadanya bahwa peraturan pemerintah kota Makassar untuk parkir sepeda motor itu 1000 rupiah kenapa di sini bisa membengkak jadi 4000 rupiah tanyaku dengan kepala yang hampir meledak. Adek, itu peraturannya pemerintah kota Makassar, parkiran di sini dinaungi oleh perusahaan jawabnya dengan ketus. Lanjutnya lagi Kalau mau hitung-hitungan, parkir di sini dihitung perjam jadi adek bayar bisa lebih dari 4000, adek bayar 3000 saja untuk kali ini. Petugas parkir di sini memakai baju seragam dengan corak biru hitam dengan tulisan “Bintang Parkir” sebagai perusahaan tempat mereka bernaung katanya.

Selama saya praktik klinik, di Rumah sakit inilah yang paling mahal biaya parkirannya. Di Rumah sakit khusus daerah, biaya parkirannya malahan gratis. Biaya parkiran di RS Haji makassar tempat saya praktik sebelumnya juga, itu cuma 1000 rupiah perhari. Kita Mahasiswa yang praktik klinik di sini dijadikan lahan bisnis yang subur, (huft: Galauku).

Hati dan pikiranku masih tidak tenang. Ibu yang di loket parkir kemudian menawarkan kalau tidak mau susah, mending berlangganan langsung selama 1 bulan 30.000 rupiah. Itu kebijakan kami dari perusahaan bagi adek-adek Mahasiswa dan pelajar yang praktik di sini. “kalau berlangganan 3 minggu berapa bu?” saya mencoba menawar karena di RS ini saya akan berpraktik klinik cuma 3 minggu. Tapi jawabnya dengan ngotot tetap harus di bayar selama sebulan.

Tidak ingin memperlebar masalahnya lebih panjang lagi, kucoba mengontrol emosiku dengan menarik nafas dalam. Saya khawatir akan berdampak ke teman-teman Mahasiswa yang berpraktik di sini yang tidak akan diterima lagi di sini kalau ini sampai di kepala rumah sakit. Dengan berat hati, saya mengeluarkan uang 30.000 ribu dari dompet berlangganan parkiran selama sebulan dan berkata dalam hati “Nanti Tuhan Yang Balas”.

Iklan

Responses

  1. Parkir di RS. Faisal Lebih mahal, Rp. 5.000 untuk sekali Parkir motor,.

    Suka

    • Dehhhhhh.. Cepat haji itu.. Hahaha

      Suka


Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: